Cita - cita besar Purdie Chandra untuk menciptakan 10.000 pengusaha baru
di Indonesia cukup beralasan. Survey membuktikan baru 2% dari seluruh
penduduk Indonesia yang telah menjadi pengusaha. Artinya masih terlalu
besar potensi yang bisa digarap untuk itu.
Melalui Entrepreneur University beliau melakukan action menyebarkan
virus wirausaha dengan cara yang sederhana tapi hasilnya luar biasa.
Saat ini para alumni EU sudah merajai berbagai bidang bisnis di
Indonesia. Termasuk di Balikpapan yang saat ini sudah memasuki angkatan
13.
Kita memang tidak semuanya terlahir dari lingkungan pengusaha, bukan
terlahir dari lingkungan capital, bukan pula lingkungan yang melek
bisnis. rata - rata doktrin hidup kita hanya mencari pekerjaan, bukan
menciptakan pekerjaan. Sekolah dengan standard otak kiri dituntut lulus
dengan pola ukuran yang sama, padahal kemampuan otak kiri manusia tidak
sama. Jadi sekolah harus melahirkan orang-orang pintar , yang hanya
menjadi pekerja.
Lewat EU kita ditularkan bagaimana menggunakan kekuatan otak kanan untuk
menjadi pengusaha, tidak harus pintar, tidak harus punya IP
tinggi,,,ditekankan banyak action dan tidak takut untuk
mencoba.....tidak harus takut dengan kegagalan...berusaha terus sampai
keinginan menjadi pengusaha itu tercapai.
Dengan menjadi pengusaha kita menjadi orang yang memiliki kebebasan
waktu, kebebasan finansial, dan kebebasan kreativitas. Inilah saatnya
kita menjadi diri sendiri dan menciptakan pengusaha-pengusaha baru yang
lainnya. Mari kita dukung cita - cita menciptakan ribuan pengusaha baru
di Indonesia.
Sabtu, 17 November 2012
Kenapa harus RETAIL ?
Menurut saya bisnis bisa dikelompokkan menjadi 2 ( dua ) bagian :
1. Bisnis Lobby
2. Bisnis Retail.
Bisnis lobby adalah bisnis yang didapatkan dengan cara melobby kepada pihak pemberi kerja , bentuknya bisa melalui tender terbuka atau penunjukkan langsung. Bisnis lobby ini biasanya dengan termin pembayaran mundur , bisa 30 hari, 60 hari atau lebih. tergantung kepada kondisi yang telah disetujui antar pemberi kerja atau pelaksana kerja. Pembayaran termin pertama biasanya 3-4 bulan. Margin usaha ini tergolong besar daripada bisnis retail. Nah, selama kurun waktu tersebut penerima kerja harus mengalokasikan modalnya untuk operasional nya sampai dengan pembayaran termin cair. Artinya kondisi keuangan perusahaan harus lebih utk mem-back up operasional nya. Tidak bisa langsung menikmati keuntungannya secara harian.
Inilah yang membedakan dengan Bisnis Retail. Yang konsep sellingnya adalah harian. Jadi jika hari ini keluar modal, besok sudah menikmati keuntungannya. Bisnis ini cocok bagi pengusaha pemula , dimana dengan modal minimum yang setiap hari diputar , setiap hari pula memperoleh keuntungan. keuntungan itu akan berlipat jika seandainya bisa mengatur pembayaran dengan distributor atau supplier.
Jadi singkatnya , dapat supply barang secara kredit , menjualnya dengan cash. Retail minimarket termasuk salah satunya. Pembayaran kepada supplier bisa diatur mulai dari 7 hr, 14 hari , 1 bulan s/d 2 bulan. Disitulah profit takingnya. walaupun margin kecil tapi berlipat. makanya tidak heran jika pebisnis retail juga masih jaya s.d sekarang, sebut saja HERO, MAKRO, CARREFOUR dsb.....
Jika retail bisnis sudah kuat , tidak ada salahnya ekspansi usaha ke bisnis lobby.
1. Bisnis Lobby
2. Bisnis Retail.
Bisnis lobby adalah bisnis yang didapatkan dengan cara melobby kepada pihak pemberi kerja , bentuknya bisa melalui tender terbuka atau penunjukkan langsung. Bisnis lobby ini biasanya dengan termin pembayaran mundur , bisa 30 hari, 60 hari atau lebih. tergantung kepada kondisi yang telah disetujui antar pemberi kerja atau pelaksana kerja. Pembayaran termin pertama biasanya 3-4 bulan. Margin usaha ini tergolong besar daripada bisnis retail. Nah, selama kurun waktu tersebut penerima kerja harus mengalokasikan modalnya untuk operasional nya sampai dengan pembayaran termin cair. Artinya kondisi keuangan perusahaan harus lebih utk mem-back up operasional nya. Tidak bisa langsung menikmati keuntungannya secara harian.
Inilah yang membedakan dengan Bisnis Retail. Yang konsep sellingnya adalah harian. Jadi jika hari ini keluar modal, besok sudah menikmati keuntungannya. Bisnis ini cocok bagi pengusaha pemula , dimana dengan modal minimum yang setiap hari diputar , setiap hari pula memperoleh keuntungan. keuntungan itu akan berlipat jika seandainya bisa mengatur pembayaran dengan distributor atau supplier.
Jadi singkatnya , dapat supply barang secara kredit , menjualnya dengan cash. Retail minimarket termasuk salah satunya. Pembayaran kepada supplier bisa diatur mulai dari 7 hr, 14 hari , 1 bulan s/d 2 bulan. Disitulah profit takingnya. walaupun margin kecil tapi berlipat. makanya tidak heran jika pebisnis retail juga masih jaya s.d sekarang, sebut saja HERO, MAKRO, CARREFOUR dsb.....
Jika retail bisnis sudah kuat , tidak ada salahnya ekspansi usaha ke bisnis lobby.
MINI NAMANYA TAK SEMINI REJEKINYA
ketika akan memulai bisnis ini , banyak yang meragukan kemauan dan
kemampuan saya . banyak juga mitos - mitos yang selama ini menjadi momok
usaha , disampaikan sahabat , teman maupun keluarga dekat . katanya
bisnis sembako itu untungnya tipis . Sepintas mungkin benar, jika hanya
bisa menjual sedikit tentu ngga bakalan kerasa untungnya . tetapi
kenyataannya coba perhatikan toko - toko grosir , makro, hypermart,
giant dll. Kenapa mereka kok masih tetap eksis , dan bahkan tambah besar
saja jaringannya.
Jawabannya berarti untung dan masih ada prospek kedepan . Saya yakin jika dikelola dengan baik , bisnis yang sederhana dan nampak kecil sebenarnya berpotensi besar dan eksis . Seiring dengan perjalanan waktu , terus belajar sambil terus action , terus mengevaluasi diri dan belajar dari orang lain , bisnis sembako ini semakin berkembang , tolak ukur nya adalah keanekaragaman jenis barang, jumlah barang, makin banyaknya pelanggan berbelanja dan bisa menyimpan keuntungan dalam bentuk asset property.
Sesungguhnya di dalam bisnis sederhana , rejekinya pun tidak sederhana
mini namanya tak semini rejekinya .
Jawabannya berarti untung dan masih ada prospek kedepan . Saya yakin jika dikelola dengan baik , bisnis yang sederhana dan nampak kecil sebenarnya berpotensi besar dan eksis . Seiring dengan perjalanan waktu , terus belajar sambil terus action , terus mengevaluasi diri dan belajar dari orang lain , bisnis sembako ini semakin berkembang , tolak ukur nya adalah keanekaragaman jenis barang, jumlah barang, makin banyaknya pelanggan berbelanja dan bisa menyimpan keuntungan dalam bentuk asset property.
Sesungguhnya di dalam bisnis sederhana , rejekinya pun tidak sederhana
mini namanya tak semini rejekinya .
MEMULAI BISNIS RETAIL SEMBAKO
Apakah yang anda bayangkan jika ingin membuka usaha minimarket atau toko
kelontong ( sembako ) ? Pastilah yang pertama modal dalam bentuk
finansial yang berjumlah besar , atau tempat ( toko , ruko ) yang
memiliki space luas, sdm, sistem, cara kulakan barang atau setting harga
jual bahkan promosinya . Pokoknya banyak faktor yg harus dipenuhi jika
ingin memulai . Trus , apakah dengan masalah2 tadi kita semakin
tertantang untuk segera membuka atau malahan mundur halus dan semakin
ketakutan ? ha ha pastilah jawaban kedua itu mayoritas , artinya benar
pepatah mengatakan banyak org yang memiliki mimpi, tetapi hanya sebagian
orang yang berani mewujudkan mimpi.
Ayo kita tetap fokus dan terus berusaha mewujudkan mimpi . Bagaimana cara konkritnya , Sekarang anda dikondisikan sebagai karyawan yang notabene gaji merupakan alternatif utama sumber keuangan keluarga . Pasti anda memiliki rumah , walaupun bisa nebeng sama ortu , keluarga , atau bisa sewa . kontrak dgn org lain . Setiap rumah rata - rata memiliki teras , garasi atau tempat2 idle yg bs dimanfaatkan untuk disetting sebagai lokasi usaha .
Buatlah petak yg bisa mempresentasikan sebagai toko walaupun kecil contoh 3 x 4 meter , buat rak sederhana dari kayu , kemudian berbelanjalah sembako yg biasa dikonsumsi masyarakat di toko grosir . Paling ngga mewakili sembilan bahan pokok mulai dari beras, gula ,kopi, teh , susu , margarin, minyak goreng, tepung, mie , sedikit obat2an dan alat tulis sederhana. Oh ya uang modalnya dari mana ? Anda bisa mulai dengan menggunakan uang tabungan yg ada , uang gaji yg dipinjam sebagian, bisa hutang dari Bank IMF ( istri, mertua, family ) he he ,,,atau gesek tunai kartu kredit jika sdh memiliki , bisa dgn KTA ( kredit tanpa agunan, atau kredit bank yang menggunakan slip gaji ....
atau dari lembaga pembiayaan mikro contohnya PNM = Permodalan Nasional Madani yg bunga nya relatif kecil. oh ya kulakan barangnya minimum aja , bisa masing-masing 3, atau 6 item utk satu jenis barang. Harga jualnya bikin lebih murah sedikit dari pesaing kita yg terdekat . Untuk promonya bs bikin brosur copy an diedarkan ke rumah2 tetangga dan jangan lupa cantumkan nomor telepon , biar calon pelanggan mudah menghubungi kita . Jika minimum outlet sdh jadi , perlahan2 nanti aku sales , canvassing , distributor yang akan menawarkan barangnya , nah kita sdh bisa mulai negosiasi utk mendapatkan fasilitas kredit barang mereka. jika anda sdh bisa mengelola dgn baik di awal bisnis , Insya Allah langkah berikutnya gampang dan bisa dikembangkan yg lebih besar lagi . Sambil berjalan , mulailah utk melengkapi barang2 dagangan anda, cara yg paling mudah menentukan jenis barangnya adalah dengan mendengar masukan2 dari pelanggan tentang barang apa yg sering dicari tapi belum ada di toko anda ..untuk sdm di bisnis awal ini dengan memanfaatkan tenaga anggota keluarga , jika omzetnya membaik anda bisa merekrut karyawan sesuai dengan kebutuhannya . Kini , anda sdh menjadi seorang pengusaha retail. Tinggal membesarkan saja usahanya .
Ayo kita tetap fokus dan terus berusaha mewujudkan mimpi . Bagaimana cara konkritnya , Sekarang anda dikondisikan sebagai karyawan yang notabene gaji merupakan alternatif utama sumber keuangan keluarga . Pasti anda memiliki rumah , walaupun bisa nebeng sama ortu , keluarga , atau bisa sewa . kontrak dgn org lain . Setiap rumah rata - rata memiliki teras , garasi atau tempat2 idle yg bs dimanfaatkan untuk disetting sebagai lokasi usaha .
Buatlah petak yg bisa mempresentasikan sebagai toko walaupun kecil contoh 3 x 4 meter , buat rak sederhana dari kayu , kemudian berbelanjalah sembako yg biasa dikonsumsi masyarakat di toko grosir . Paling ngga mewakili sembilan bahan pokok mulai dari beras, gula ,kopi, teh , susu , margarin, minyak goreng, tepung, mie , sedikit obat2an dan alat tulis sederhana. Oh ya uang modalnya dari mana ? Anda bisa mulai dengan menggunakan uang tabungan yg ada , uang gaji yg dipinjam sebagian, bisa hutang dari Bank IMF ( istri, mertua, family ) he he ,,,atau gesek tunai kartu kredit jika sdh memiliki , bisa dgn KTA ( kredit tanpa agunan, atau kredit bank yang menggunakan slip gaji ....
atau dari lembaga pembiayaan mikro contohnya PNM = Permodalan Nasional Madani yg bunga nya relatif kecil. oh ya kulakan barangnya minimum aja , bisa masing-masing 3, atau 6 item utk satu jenis barang. Harga jualnya bikin lebih murah sedikit dari pesaing kita yg terdekat . Untuk promonya bs bikin brosur copy an diedarkan ke rumah2 tetangga dan jangan lupa cantumkan nomor telepon , biar calon pelanggan mudah menghubungi kita . Jika minimum outlet sdh jadi , perlahan2 nanti aku sales , canvassing , distributor yang akan menawarkan barangnya , nah kita sdh bisa mulai negosiasi utk mendapatkan fasilitas kredit barang mereka. jika anda sdh bisa mengelola dgn baik di awal bisnis , Insya Allah langkah berikutnya gampang dan bisa dikembangkan yg lebih besar lagi . Sambil berjalan , mulailah utk melengkapi barang2 dagangan anda, cara yg paling mudah menentukan jenis barangnya adalah dengan mendengar masukan2 dari pelanggan tentang barang apa yg sering dicari tapi belum ada di toko anda ..untuk sdm di bisnis awal ini dengan memanfaatkan tenaga anggota keluarga , jika omzetnya membaik anda bisa merekrut karyawan sesuai dengan kebutuhannya . Kini , anda sdh menjadi seorang pengusaha retail. Tinggal membesarkan saja usahanya .
PERLU JASA KONSULTAN
jika
tidak mampu membeli usaha yg sudah jadi ( franchise ) atau tidak mau
belajar hanya untuk try and error, ada baiknya dengan memperkerjakan
seorang konsultan . Selain lebih efisien biaya , ada bisa menghemat
waktu dan mengatur sendiri kira - kira brp modal usaha dan strategi
usahanya.
Berapapun dana yg anda miliki , konsultan bisa menyesuaikan bagaimana cara memulai usaha retail tersebut , seorang konsultan akan menularkan ilmunya kepada anda . Dan dalam waktu singkat anda sudah bisa mengoperasikan sendiri minimarket tersbut.
Selamat berbisnis - be retailpreneur
Berapapun dana yg anda miliki , konsultan bisa menyesuaikan bagaimana cara memulai usaha retail tersebut , seorang konsultan akan menularkan ilmunya kepada anda . Dan dalam waktu singkat anda sudah bisa mengoperasikan sendiri minimarket tersbut.
Selamat berbisnis - be retailpreneur
Jumat, 09 November 2012
Menginspirasi = Melakukan Tindakan Yang Nyata
Seperti biasa, judul tulisan saya, selalu saya buat sejelas mungkin. Tapi, in case masih butuh penjelasan lebih lanjut… here it is:
Inspirasi itu bisa Agan dapatkan dari mana saja: benda mati & mahkluk hidup. Bisa dari bentuk suatu benda, buku, Tv, radio, juga dari binatang dan manusia. Inspirasi itu ada setiap saat, tinggal tergantung Agan sendiri, mau peka apa ngga?
Nah, kalau yang dari manusia,.. inspirasi itu biasanya didapatkan BUKAN dari omongan, tapi dari tindakan nyata. Ilustrasi sederhananya:
A. Kalau saya bilang, “Kita harus menolong orang buta menyeberang jalan.”
B. Agan melihat sendiri saya menolong orang buta menyeberang jalan.
Mana yang benar-benar menginspirasi Agan? Jelas, yang tindakan nyata, right?
Saat ini, terlalu banyak orang yang ingin menginspriasi dan ‘memotivasi’ orang lain, dengan teori dan cerita-ceritanya. Menurut saya, kalau mau menginspirasi orang lain, sebaiknya TUJUANNYA bukan ke situ. TUJUANNYA, seharusnya adalah untuk berbuat sebaik mungkin di apapun yang Agan kerjakan.
Percaya deh, kalau Agan berbuat semaksimal mungkin di apapun yang Agan lakukan, pasti akan ada orang lain yang terinspirasi dari apa yang Agan lakukan (secara nyata) itu!
See you ON TOP!
Billy Boen
CEO Jakarta International Management
President Director, Rolling Stone Cafe Jakarta
Founder “Young On Top”
CEO Jakarta International Management
President Director, Rolling Stone Cafe Jakarta
Founder “Young On Top”
"Everyday is good enough to begin a new life."
Sering kali saat kita bangun pagi, begitu membuka mata, pikiran kita sudah terbebani oleh berbagai masalah. Contoh: janji yang belum ditepati, perasaan kecewa, masalah percintaan, keuangan, dan berbagai macam problem lainnya.
Jika begitu bangun pagi pikiran kita sudah terkondisikan oleh beban seperti itu, maka hari yang akan kita jalani terasa beg
Jika begitu bangun pagi pikiran kita sudah terkondisikan oleh beban seperti itu, maka hari yang akan kita jalani terasa beg
itu berat; jauh dari perasaan bahagia.
Alangkah bijak, jika kita menyongsong hari yang baru dengan bersyukur & berdoa (coba singkirkan sementara semua masalah). Sadari bahwa apa pun yang diperoleh sepanjang perjalanan hidup ini semuanya adalah titipan Yang Di Atas. Maka kita akan mendapatkan kesegaran & kesehatan mental, serta pikiran positif untuk menghadapi kehidupan hari ini dengan berani dan menyenangkan!
Ingat: Sikap berserah pada-Nya & hati yang penuh syukur merupakan "kekayaan jiwa", serta menumbuhkan keyakinan bahwa setiap hari adalah hari baru hari yang indah dan penuh harapan.
Alangkah bijak, jika kita menyongsong hari yang baru dengan bersyukur & berdoa (coba singkirkan sementara semua masalah). Sadari bahwa apa pun yang diperoleh sepanjang perjalanan hidup ini semuanya adalah titipan Yang Di Atas. Maka kita akan mendapatkan kesegaran & kesehatan mental, serta pikiran positif untuk menghadapi kehidupan hari ini dengan berani dan menyenangkan!
Ingat: Sikap berserah pada-Nya & hati yang penuh syukur merupakan "kekayaan jiwa", serta menumbuhkan keyakinan bahwa setiap hari adalah hari baru hari yang indah dan penuh harapan.
#facebook andri wongso
Langganan:
Postingan (Atom)